Asep Civil Engineering
bagi anda yang mau share tentang kemajuan teknologi di bidang teknik sipil silahkan
Jumat, 20 Mei 2011
Minggu, 15 Mei 2011
PERANCANGAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN
Peningkatan sarana transportasi sangat diperlukan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi dan menunjang pembangunan nasional di masa yang akan datang. Jembatan Cinangneng merupakan salah satu prasarana transportasi yang sangat menentukan dalam upaya menunjang kelancaran lalu lintas dan meningkatkan aktivitas perekonomian di Daerah Kabupaten Bogor. Jembatan tersebut selesai dibangun pada tahun 1984 dengan bentang 42 meter. Jembatan Cinangneng tersebut sangat diperlukan, tetapi terkait dengan berkurangnya tingkat layanan dari jembatan yang sudah ada karena faktor umur jembatan tersebut[1].
Struktur jembatan terdiri atas bangunan bawah dan atas. Bangunan bawah jembatan sangat tergantung pada keadaan tanah, sehingga dibutuhkan data penyelidikan tanah yang membutuhkan waktu cukup lama dan biaya cukup besar. Mengingat alasan tersebut, titik berat pada perancangan struktur atas jembatan banyak menggunakan sistem struktur beton prategang. Selain alasan bentang jembatan yang cendrung panjang (30-90 m), pemanfaatan beton prategang pada konstruksi jembatan juga didasari pada keinginan untuk mengendalikan retak yang dapat terjadi. Struktur jembatan yang dihasilkan mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap lingkungan[1,2].
Langganan:
Komentar (Atom)




